IPCM Dipercaya Layani Pemanduan Kapal di Patimban
January 10, 2020 0

Jakarta, Beritasatu.com – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menerima surat rekomendasi pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di Pelabuhan Patimban dan Terminal Khusus (Tersus) Jawa Satu Power dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban.

Penyerahan surat rekomendasi ini disampaikan langsung oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala KSOP Kelas II Patimban, Anwarudin, kepada Direktur Utama IPCM, Chiefy Adi Kusmargono, pada Kamis (9/1/2020) dengan disaksikan oleh Kasubdit Pemanduan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Agus Arifianto.

“Kami ucapkan terima kasih kepada KSOP Kelas II Patimban yang mana kepercayaan ini akan menambah semangat dan motivasi IPCM untuk terus meningkatkan kualitas pemanduan dan penundaan yang merupakan garda terdepan dalam menjaga aspek keselamatan bagi kapal yang keluar masuk pelabuhan,” kata Chiefy Adi Kusmargono dalam keterangannya, Jumat (10/1/2020).

Menunjuk kepada data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), proyek strategis nasional Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang Jawa Barat senilai Rp 43,2 triliun ini akan menjadikan Patimban sebagai pelabuhan terbesar di indonesia terutama untuk ekspor otomotif Indonesia.

Dengan luas area sekitar 350 hektare yang tersedia, direncanakan Pelabuhan Patimban dengan terminal kontainer akan memiliki kapasitas sebesar 7,5 juta TEUs. Perkiraan kapasitas mempertimbangkan potensi pertumbuhan demand di wilayah timur Jawa Barat, di mana pada tahap pertama fase I akan dibangun terminal peti kemas dan terminal kendaraan utuh (completely build up).

Pada tahap pertama fase II akan dikembangkan terminal peti kemas berkapasitas 3,75 TEUs, terminal kendaraan berkapasitas 382.000 unit kendaraan utuh (CBU), dan terminal roro sepanjang 200 meter. Pada tahap kedua, kapasitas pelayanan terminal peti kemas akan ditingkatkan menjadi 5,5 juta TEUs dan pada tahap ketiga akan ditingkatkan hingga 7,5 juta TEUs.

Direktur Armada dan Teknik IPCM, Supardi, menyampaikan, untuk memperluas market yang ada, mulai tahun 2018 IPCM telah mengalokasikan belanja modal (capex) untuk penambahan 4 ASD Tug Horse Power masing masing tunda 4.400 HP senilai Rp 230 miliar yang akan selesai Mei 2020 dan di semester II tahun 2020 ini, akan melaksanakan penambahan armada 4 ASD Tug Horse Power masing-masing tunda 4.400 HP.

Sementara itu, Anwarudin memaparkan, penyerahan surat rekomendasi ini diberikan kepada IPCM karena memiliki semua persyaratan dan pemenuhan sebagai pelaksana pemanduan dan penundaan di wilayah Patimban.

“Tidak hanya jumlah armada kapal tunda dan pandu yang telah dimiliki oleh IPCM, 
tetapi juga kualifikasi SDM yang mumpuni dan berpengalaman sehingga IPCM layak 
menerima surat rekomendasi ini,” tandas Anwarudin.

Author : Thresa Sandra Desfika

Leave a comment