Gratification Control Unit (UPG)

 

 


 

PT Jasa Armada Indonesia Tbk selanjutnya disebut “Perusahaan” senantiasa melandaskan kegiatannya pada prinsip pengelolan perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Ketaatan pada prinsip-prinsip GCG ini diaplikasikan pada seluruh aktivitas perusahaan dengan visi yaitu Menjadi Penyedia Harbour Tug Pilihan Utama di Indonesia dan terdepan di Asia.

Sistem tata kelola organisasi perusahaan yang baik ini menuntut di bangunnya dan dijalankannya prinsip-prinsip tata kelola perusahaan (GCG) dalam proses manajerial perusahaan. Dengan mengenal prinsip-prinsip yang berlaku secara universal ini di harapkan perusahaan dapat hidup secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi para stakeholdernya;

Sebagai perusahaan yang profesional, indipenden, berintegritas dan isu anti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang mencakup praktik pungutan liar, suap, pemerasan, dsb adalah prioritas utama bagi PT Jasa Armada Indonesia Tbk. Untuk mengimplementasikan prioritas tersebut, manajemen perusahaan terus melakukan upaya-upaya untuk membersihkan diri praktik KKN dan praktik-praktik sejenis lainnya, salah satu upaya yang dilakukan perusahaan adalah pengendalian praktik gratifikasi pelaporan pungli. Disamping upaya pemberantasan praktik KKN tersebut, perusahaan memandang penting disediakannya suatu media untuk memberi kesempatan kepada insan perusahaan dan Stakeholder berpartisipasi aktif dalam program ini. Media tersebut adalah sistem pelaporan pelanggaran yang memungkinkan setiap orang melaporkan adanya dugaan kecurangan, pelanggaran hukum dan etika yang dilakukan oleh insan PT Jasa Armada Indonesia Tbk. Sistem ini lazim dikenal sebagai Whistle Blowing System (WBS);

more information