KEEL LAYING PENGADAAN KAPAL TUNDA

KEEL LAYING PENGADAAN KAPAL TUNDA


Project Description

Keel Laying Pembangunan 4 Kapal Tunda 2 x 200 HP ASD


Batam, 27 November 2018 – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (Stock Code: IPCM.IJ) atau IPC Marine, perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan pemanduan dan pemanduan & penundaan kapal, angkutan laut dan layanan maritim menggelar acara Peletakan Lunas Kapal (Keel Laying) pembangunan 4 (empat) unit Kapal Tunda Daya 2 x 2200 HP Tipe Azimuth Stern Drive (ASD). Acara tersebut dilaksanakan di galangan Citra Shipyard, Batam.

Acara Keel Laying ini ditandai dengan pembukaan tirai dan penekanan tombol sirine oleh Direksi dan Komisaris JAI. Direktur Utama JAI Tbk, Dawam Atmosudiro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan kapal tunda ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan, mendukung kelancaran operasional dan performa pelayanan kepada pengguna jasa, dan mendukung pengembangan pelabuhan di lingkungan Pelindo II pada khususnya dan Indonesia pada umum nya.

“Acara ini merupakan tahap pertama pengembangan 4 kapal tunda yang prioritas utamanya untuk mendukung pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama Indonesia yang mana ukuran kapal-kapal yang berkunjung semakin besar. Kapal-kapal tunda ini rencana nya juga untuk mendukung perluasan pangsa pasar pemanduan dan penundaan perseroan di wilayah Palembang dan Jawa Timur. Kami juga mengapresiasi kesanggupan PT Citra Shipyard dalam memenuhi pesanan kapal dengan terms yang sudah disepakati.”

Selanjutnya, Direektur PT Citra Shipyard, Jovan dalam sambutannya menyampaikan bahwa PT Citra Shipyard sangat antusia dan optimis dapat menyelesaikan proyek pembangunan 4 kapal JAI sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

“Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT Jasa Armada Indonesia Tbk yang telah mempercayakan pembangunan 4 kapal tunda kepada kami. Untuk kontrak penyelesaian kontrak kapal ini telah disepakati yaitu 14 bulan. Proyek ini merupakan awal dari kerja sama yang baik dan saya sebagai Direktur PT Citra Shipyard sangat antusias dan optimis untuk meyelesaikan kapal ini dengan sebaik mungkin sesuai dengan spesifikasi dan jangka waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.”

Keel Laying atau peletakan lunas atas kapal merupakan hari dan tanggal kelahiran kapal. itu artinya, umur kapal akan dihitung sejak keel laying. Dan diharapkan pembangunan kapal dapat diselesaikan dengan tepat mutu, tepat biaya dan tepat waktu. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan operasional PT JAI maupun pelanggan.

Selesai acara peletakan lunas kapal dilanjutkan dengan welding tack dan penandatanganan berita acara. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan langsung proses pengembangunan kapal serta ramah tamah sebagai penutup acara Keel Laying.

Sekilas Mengenai PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (“JAI”)

PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (“JAI”) yang juga dikenal dengan nama IPC Marine adalah anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang bergerak di bidang layanan pemanduan dan penundaan kapal, angkutan laut dan layanan maritime.

Divisi Kepanduan yang melakukan kegiatan pelayanan pemanduan dan penundaan mulai beroperasi sejak tahun 1960 sebagai unit usaha Perusahaan Nasional (PN) Pelabuhan. Layanan pemanduan dan penundaan pada tahun 1992 diubah menjadi unit usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), seiring berubahnya PN Pelabuhan menjadi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Seiring dengan identitas baru yang diluncurkan manajemen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tahun 2012 sebagai dengan nama IPC (Indonesia Port Corporation), maka bulan Juli 2013 unit usaha layanan pemanduan dan penundaan di spin-off menjadi PT Jasa Armada Indonesia dengan nama dagang IPC Marine Service, yang selanjutnya ketika menjadi perusahaan Terbuka nama dagang ini diubah menjadi IPC Marine.

Sejak spin-off, IPC Marine melakukan investasi secara masif untuk memperbaiki kualitas armada dan peningkatan kapasitas SDM sesuai standard internasional, dibawah supervisi Thome Consulting, Singapore, Hasilnya, kualitas armada meningkat dari Grade 2.4 (48% dari skor tertinggi 100%) menjadi Grade 3,6 (72%).

IPC Marine melakukan optimasi secara revolusioner di bidang pemeliharan, perbaikan, dan sistem pengadaan barang. Hal ini dilakukan melalui strong corporate governance. Dan peningkatan integritas SDM, guna memastikan kualitas layanan dengan standard tertinggi serta tingkat profitabilitas secara berkelanjutan. Perusaahaan juga meningkatkan kualitas dan memasarkan layanan VVIP dengan standard Zero Waiting Time.

Hasilnya, market di luar PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) berkembang, dan pendapatan meningkat 60% di tahun pertama operasi penuh setelah spin-off.

Dengan pengalaman operasi selama 55  tahun, total armada 70 unit kapal, kinerja pemanduan dan penundaan 52,000 kapal/tahun, melayani klien-klien ternama nasional dan asing, IPC Marine adalah perusahaan yang paling berpengalaman, paling besar, dan paling dapat diandalkan di Indonesia.