LABA BERSIH IPCM NAIK 8 PERSEN

LABA BERSIH IPCM NAIK 8 PERSEN


Project Description

 

 

 

 

PT JASA ARMADA INDONESIA Tbk (IPCM)

Press Release

 

LAPORAN KEUANGAN SEMESTER I 2020 (UNAUDITED)
LABA BERSIH IPCM NAIK 8 PERSEN ATAU SEBESAR RP 54 MILIAR

Jakarta, 29 Juli 2020.

Pada hari Rabu (29/07/20), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengumumkan laporan keuangan Semester I 2020. Walaupun di tengah pandemi, IPCM tetap berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif dengan pendapatan mencapai Rp 338 miliar, naik sebesar 3,42% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 327 miliar. IPCM mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 71 miliar, meningkat 6,61% dari tahun lalu yang berjumlah Rp 66 miliar. Secara keseluruhan, IPCM berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebanyak 8,54% menjadi Rp 54 miliar, naik dari tahun lalu sebesar Rp 50 miliar. Total aset IPCM per 30 Juni 2020 adalah Rp 1,4 triliun, naik 10,54% dibanding posisi akhir tahun 2019 sebesar Rp 1,28 triliun.

Pendapatan sebesar Rp 338 miliar diperoleh dari kontribusi jasa penundaan kapal (towage) sebesar Rp 295,5 miliar atau 87%, jasa pengelolaan kapal sebesar Rp 28 miliar atau 8,3%, serta jasa pemanduan (pilotage) sebesar Rp 13 miliar atau 4 %.

Dari pendapatan penundaan kapal sebesar Rp 295,5 miliar tersebut, 76% atau Rp 224 miliar merupakan kontribusi penundaan kapal di Pelabuhan Umum, diikuti penundaan kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar 13% atau Rp 39,6 miliar, dan dari Penundaan Kapal di Terminal Khusus (Tersus) sebesar 11% atau Rp 31,5 miliar.

Amri Yusuf, Direktur Utama IPCM menyampaikan “Perseroan akan terus melakukan upaya peningkatan layanan, kecepatan, dan menjaga keandalan armada kapal tunda sesuai kebutuhan pelanggan dan juga memenuhi aspek keselamatan pelayaran dalam hal mendukung kelancaran sistim logistik nasional. Di sisi lain, IPCM juga melakukan berbagai upaya untuk menangkap peluang pasar lebih besar di TUKS dan Tersus pada situasi new normal ini, termasuk menjaga likuiditas serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi (TI) dalam melayani pelanggan serta mendukung proses kerja.”

Selanjutnya Rizki Pribadi Hasan, Direktur Keuangan dan SDM menegaskan “Menghadapi pandemi ini sejak akhir triwulan pertama 2020, IPCM telah melakukan kajian, termasuk stress test sesuai dengan beberapa skenario pemulihan ekonomi. Perseroan terus memantau perkembangan situasi serta melakukan penyesuaian penyesuaian yang diperlukan untuk menjaga kinerja secara umum”.

Beberapa pekan lalu, IPCM telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang antara lain menyetujui laporan keuangan dan laporan tahunan 2019, pembagian dividen tunai sebesar 75% dari laba tahun 2019 serta perubahan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Berita terkait:

kontan.co.id

investasi.kontan.co.id

market.bisnis.com

warta.ekonomi.com

antaranews.com

investor.id

IPC Marine
Energizing Trade. Energizing Indonesia.

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)

PT Jasa Armada Indonesia Tbk merupakan satu satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017. Emiten dengan kode (ticker) IPCM ini merupakan anggota dari IPC Group (PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan komposisi kepemilikan saham IPC 76,89%, PT Multi Terminal Indonesia 0,11% dan publik 23%).

Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan dengan pangsa pasar utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang meliputi 11 (sebelas) pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2017 Perseroan mulai memperluas sayap bisnisnya dengan melayani angkutan laut (shipping) dan pengelolaan kapal.

Sekretaris Perusahaan,
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)

———————————————————————-
Disclaimer
This documents (press release / news update / presentation material) has been prepared by PT Jasa Armada Indonesia Tbk (“IPCM”) and is circulated for the purpose of general information only. It is not intended for any specific person or purpose and does not constitute a recommendation regarding the securities of IPCM. No warranty (expressed or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimations included in this release constitute our judgment as of this date and are subject to change without prior notice. IPCM disclaims any responsibility or liability whatsoever arising which may be brought against or suffered by any person as a result of reliance upon the whole or any part of the contents of this press release and neither IPCM nor any of its affiliated companies and their respective employees and agents accepts liability for any errors, omissions, negligent or otherwise, in this press release and any inaccuracy herein or omission here from which might otherwise arise.