Penandatanganan Pandu Tunda di Teluk Melano & Kendawangan

Penandatanganan Pandu Tunda di Teluk Melano & Kendawangan


Project Description

SIARAN PERS

PANDU TUNDA DI TELOK MELANO DAN KENDAWANGAN KALIMANTAN BARAT :
POTENSI PENAMBAHAN PENDAPATAN PT JAI TBK Rp25 MILYAR PER TAHUN

Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019
Pada hari ini, bertempat di Hotel Nevada Ketapang Kalimantan Barat, Direktur Utama, Chiefy Adi Kusmargono dan Direktur Armada dan Teknik, Supardi, PT JAI Tbk menghadiri acara penandatanganan kerjasama pelayanan pemanduan dan penundaan antara IPC Pontianak dan Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (“KUPP”) Telok Melano dan KUPP Kendawangan dimana pelayanan penundaan akan dilakukan oleh PT JAI Tbk selaku anak perusahaan IPC.
Tujuan dilakukan kerjasama ini juga untuk menjamin keselamatan pelayaran untuk kapal-kapal yang melewati jembatan Sungai Matan di Telok Melano dan kegiatan kapal-kapal di terminal khusus WHW Kendawangan, serta juga memberikan kontribusi PNBP kepada negara sebesar 5% atas pelayanan pemanduan dan penundaan.

Dengan adanya pemanduan dan penundaan di Telok Melano dan Kendawangan, diperkirakan akan menambah pendapatan usaha PT JAI Tbk sekitar Rp25 Milyar/tahun.
Penambahan pangsa pasar baru ini juga merupakan keberhasilan Perseroan dalam pengembangan pasar di luar pangsa pasar captive di Pelabuhan Umum PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang dalam pelaksanaannya bersinergi dengan IPC Cabang Pontianak.

IPC Marine
[Great Maritime, Great Indonesia]

PT Jasa Armada Indonesia, Tbk (IPCM)
PT Jasa Armada Indonesia, Tbk (JAI) merupakan satu satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017. Emiten dengan kode (ticker) IPCM ini merupakan anggota dari IPC Group (PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan komposisi kepemilikan saham IPC 76,89%, PT Multi Terminal Indonesia 0,11% dan publik 23%.

Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan dengan pangsa pasar utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang meliputi 11 (sebelas) pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2017 Perseroan mulai memperluas sayap bisnisnya dengan melayani angkutan laut (shipping) dan pengelolaan kapal.