Tumbuh 29,72% di Semester I 2023, Laba IPCM Capai Rp84 Miliar
September 6, 2023 0

IPCM Konsisten Bukukan Peningkatan Laba. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) umumkan laporan keuangan semester pertama 2023 yang secara konsisten bukukan peningkatan total laba komprehensif sebesar 29,72% menjadi Rp 84 miliar.

JAKARTA-PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), perusahaan bidang jasa pemanduan dan penundaan berhasil membukukan peningkatan laba sebesar 29,72% menjadi Rp84 miliar pada semester I 2023, dari Rp65 miliar pada semester I 2022. Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengemukakan pendapatan pada semester I 2023 mencapai Rp568 miliar, naik 32,54% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp428 miliar.

Kontribusi pendapatan terbesar diperoleh dari jasa penundaan kapal sebesar Rp441 miliar atau 77,72% dari total pendapatan, sedangkan kontribusi jasa pengangkutan dan lainnya sebesar 12,80% atau Rp73 miliar, jasa pengelolaan kapal sebesar 4,76% atau Rp27 miliar, dan jasa pemanduan sebesar 4,72% senilai Rp27 miliar dari total pendapatan. Pendapatan jasa penundaan kapal khususnya pada Terminal Khusus (Tersus) mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu 105,35% atau senilai Rp143 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2022 senilai Rp70 miliar. Hal ini didukung peningkatan kinerja pada beberapa wilayah operasi eksisting maupun wilayah operasi baru di Indonesia bagian timur.

“Upaya kami dalam meningkatkan kinerja operasional dengan mitra strategis semakin menunjukkan hasil yang optimal. Lalu ekspansi yang kami lakukan di wilayah Indonesia Timur juga memberikan kepercayaan diri akan banyaknya potensi pendapatan yang mampu diserap Perseroan ke depannya,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (2/8). Berdasarkan neraca keuangan kinerja IPCM menunjukkan kondisi yang sehat dengan peningkatan aset dari Rp1,49 triliun atau sekitar 10,76% dari posisi akhir tahun 2022 menjadi Rp1,65 triliun pada semester I2023.Ini didukung kenaikan aset lancar perusahaan sebesar 17,48% dari Rp919 miliar pada akhir Desember 2022 menjadi Rp1,080 triliun pada akhir Juni tahun 2023.Ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan.

Shanti menambahkan, RUPST yang diselenggarakan pada 21 Juni 2023 lalu
menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan tahun buku 2022 yang
seluruhnya berjumlah Rp150,6 miliar dipergunakan sebagai dividen final
sebesar Rp113 miliar (75,02%) atau sebesar Rp21,42 per lembar saham,
yang telah dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim
sebesar Rp19,41 miliar pada tanggal 23 Desember 2022 dan sebagai
dividen tunai yang telah dibagikan sebesar Rp93,6 miliar pada bulan
Juli 2023.

Selanjutnya sisanya sebagai cadangan sebesar Rp30,1 miliar (20%), dan
sebagai modal kerja Perseroan sebesar Rp7,49 miliar sebesar (4,98%).

Hal ini menunjukkan apresiasi serta komitmen Perseroan kepada pemegang
saham dan investor yang selalu memberikan dukungan kepada IPCM.

“IPCM masih berkomitmen kepada pemegang saham selain juga konsisten
menjaga pertumbuhan Perseroan. Hal ini diharapkan dapat memberikan
nilai tambah dan harapan kepada para pemegang saham akan investasinya
di saham IPCM,” ujar Shanti.

By:Gatti

Leave a comment