Hingga Kuartal III, Pendapatan Jasa Armada (IPCM) Naik 27,87%
November 5, 2023 0

JAKARTA, investor.id – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 858,11 miliar hingga kuartal III-2023. Angka itu naik 27,87% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 671,05 miliar. Tidak hanya itu, IPCM juga mencatatkan kenaikan laba sebesar 17,81 menjadi Rp 119,78 miliar dari Rp 101,67 miliar (year on year/YoY).

Manajemen IPCM menjelaskan, kontribusi utama pendapatan IPCM diperoleh dari jasa pelayanan kapal sebesar Rp 756,28 miliar atau 88,13% dari total pendapatan. Kontribusi pendapatan lainnya adalah jasa pengangkutan dan lainnya sebesar Rp70,33 miliar atau 8,19% serta jasa pengelolaan kapal sebesar Rp 31,50 miliar atau 3,67%.

Sedangkan pendapatan jasa penundaan kapal yang terdiri dari pelabuhan umum senilai Rp 326,02 miliar, Terminal Khusus (Tersus) sebanyak Rp 227,47 miliar dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp 163,72 miliar. Peningkatan pendapatan Tersus pada periode ini mengalami kenaikan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pendapatan TUKS, dengan kenaikan masing-masing sebesar 73,74% dan 34,99% dibanding periode tahun 2022 lalu.

Adapun beban pokok pendapatan naik sebesar 32,95% dari Rp 480,68 miliar menjadi Rp 639,09 miliar yang sebagian besar terkontribusi dari adanya kenaikan harga bahan bakar minyak. Kendati demikian, dengan menjalankan rencana strategis perusahaan, Perseroan berhasil mencatatkan kenaikan laba usaha sebesar 20,47% menjadi Rp 144,95 miliar dari Rp 120,33 miliar di tahun sebelumnya. IPCM juga dapat mencatatkan kenaikan total aset sebesar 3,91% dari Rp 1,49 triliun pada 9M-2022 menjadi Rp 1,55 triliun pada 9M-2023.

Direktur Utama Jasa Armada Indonesia (IPCM) Shanti Puruhita mengaku optimistis untuk dapat mencapai target 2023 dan mempertahankan fundamental perusahaan yang baik. Upaya-upaya penerapan strategi perusahaan dalam bentuk optimalisasi pelayanan, peningkatan kerjasama dengan mitra, pembaruan alat produksi dalam bentuk pembangunan kapal tunda dan motor pandu. “Ditambah lagi, efektivitas pola kerja yang mengutamakan unsur keselamatan dalam pelayanan pemanduan penundaan kapal untuk kepuasaan pengguna jasa, merupakan komitmen kami,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (1/11/2023).

Menurut Shanti, kinerja Perseroan sampai dengan Kuartal III-2023 mampu terus dipertahankan dari beberapa aspek, antara lain kesiapan armada dan crew, perawatan kapal yang dilaksanakan tepat waktu hingga pelaksanaan berbagai program transformasi yang bertujuan untuk peningkatan pelayanan operasional.

Tidak hanya itu, lanjut dia, peningkatan kerjasama dengan mitra juga aktif dilakukan antara lain dengan ditandatanganinya beberapa perjanjian jangka panjang dengan PT Cemindo Gemilang Tbk, PT Nusantara Regas, PT Jawa Satu Power, PT Lang Lang Laju Layang dan PT Pelabuhan Bukit Prima. Selain itu IPCM juga telah menandatangani kesepakatan kerjasama terkait jasa pemanduan dan penundaan dengan Sub Holding PELINDO Jasa Maritim untuk seluruh wilayah Regional 2 PELINDO.

“Kerjasama-kerjasama ini merupakan langkah strategis IPCM dalam upayanya mencapai target perusahaan dengan cara sinergi antara Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Kami juga berkomitmen untuk terus memenuhi harapan pengguna jasa dan meningkatkan serta memperbaiki kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik lagi,” pungkas Shanti.

Leave a comment